bianglala
atas kurawan
serupa
lengkung indah
bibir
sang rupawan
sekuntum
cempaka bersila
menawan
taman sari manguntur
duhai
gulita, ingin kubawa semerbak
bersama
binar chandra kartika
bianglala
kembali
kibas
angin pada ilalang
sudahi
buruk mimpi
lalu
kupahat
puja
pada batas tugu
beserta
maaf
burungburung
terbang telanjang
terpeluk lengkung bianglala senja
lalu
kemanaku?
lakuku
tersembunyi angkuhmu
nari
ratih yang karang
adaku
selaksa angin
hingga
langit belah
sunggingmu
masih dalam impi
desa
hingga desa jauh kucari
kelanaku
usai pada candi walandit

Tidak ada komentar:
Posting Komentar